Cara Aman Cegah Kekurangan Kalsium Pada Anak

Teh merupakan minuman yang lazim ditemukan di masyarakat Indonesia, bahkan ada beberapa daerah yang menggunakan teh sebagai minuman sehari-hari. Selain itu, teh menjadi minuman wajib yang disuguhkan jika kita bertamu ke rumah seseorang atau menghadiri hajatan. 




Teh seakan-akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan di kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia. 
Teh merupakan minuman yang menyegarkan jika dikonsumsi pagi dan sore hari, bahkan sejak kecil anak-anak di Indonesia sudah dikenalkan dengan teh. Tapi apakah aman teh untuk anak?

Seperti halnya kopi, teh juga mengandung kafein yang dapat mempengaruhi sistem saraf pusat dan membuat anak-anak jadi ketagihan. Menurut American Academy of Pediatricsm, jumlah kafein yang dapat dikonsumsi maksimal dalam sehari untuk anak-anak adalah sebagai berikut :

Usia 4 - 6 tahun sebanyak 5 mg
Usia 7 - 9 tahun sebanyak 62,5 mg
Usia 10 - 12 tahun sebanyak 85 mg

Jika teh dikonsumsi melebihi takaran diatas, akan berefek seperti berikut ini :

Gangguan tidur

Kafein yang dikandung dalam teh akan menyebabkan insomnia pada anak dan menyebabkan gangguan tidur dan gelisah. Selain itu, kafein akan menjadikan si anak menjadi hiperaktif dan mudah cemas.

Tak Bergizi


Teh tidak mengandung gizi, padahal anak-anak dalam pertumbuhan membutuhkan banyak gizi. Lebih baik memberikan jus buah, susu atau air jeruk pada anak-anak yang jelas memiliki kandungan lebih banyak gizi.

Tinggi gula


Dalam penyajiannya, minuman teh akan dicampur dengan gula dalam jumlah banyak. Dengan banyaknya jumlah gula akan memicu timbulnya diabetes, kerusakan gigi dan obesitas.

Diuretik


Teh mempunyai efek diuretik yaitu membuat anak-anak sering buang air kecil. Jika dibarengi dengan kurangnya air minum jelas akan menyebabkan dehidrasi. Selain itu, seringnya buang air kecil akan akan membuat kalsium dalam tubuh larut.

Kalsium berkurang 

Kafein dalam teh mengikis kalsium dalam tubuh si anak dan melarutkannya dalam pipis. Padahal kalsium sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang si anak.


Jadi, hindari memberikan teh pada anak demi masa depannya, kalaupun sudah terlanjur mulai batasi konsumsinya sebelum menjadi kecanduan dan mengganggu tumbuh kembangnya.

Semoga bermanfaat.


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Aman Cegah Kekurangan Kalsium Pada Anak"

Posting Komentar