Gangguan Makan Yang Berujung Pada Kematian

Anoreksia nervosa atau yang lebih dikenal dengan anoreksia merupakan suatu obsesi seseorang untuk memiliki tubuh kurus dan sangat takut terlihat gemuk.

foto : gejalapenyakitmu.blogspot.com

Anoreksia nervosa merupakan gangguan secara psikis yang berimbas langsung terhadap fisik penderitanya. Pola pikir penderita anoreksia memaksa mereka untuk berpikir bahwa mereka masih kurang kurus atau merasa masih gemuk meski pada kenyataannya yang terjadi justru sebaliknya.

foto : https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/anoreksia-bisa-berlaku-pada-remaja-bertubuh-normal-14348

Para penderita anoreksia kebanyakan wanita dan yang paling sering menderita penyakit ini adalah gadis remaja berumur 16 - 17 tahun. Masa dimana penampilan menjadi hal yang penting untuk menarik lawan jenis karena fase pubertas.

baca juga : 5 makanan yang buruk bagi tubuh

Banyak hal yang mempengaruhi munculnya anoreksia, antara lain : tekanan yang kuat dari orang sekelilingnya atau teman sebaya, pelecehan seksual maupun verbal. Biasanya penderita mendapat bullying dari teman, keluarga bahkan orang tua.

Para penderita anoreksia sering kali merahasiakan kondisinya dari orang lain karena merasa tidak percaya diri, namun kita dapat mengetahui dari ciri-ciri dan kebiasaan mereka.
Biasanya penderita anoreksia bertubuh kurus yang tidak normal karena mengalami penurunan berat badan secara signifikan. Tapi bukan berarti yang bertubuh kurus pasti penderita anoreksia, karena ada beberapa orang yang terlahir kurus. 

foto : duniaamerahh.blogspot.com

Selain dari bentuk tubuh, bisa diketahui juga dari kebiasaan mereka yang selalu bercermin dan merasa tidak puas dengan berat badannya karena selalu merasa gemuk. Kebiasaan lainnya adalah seringkali memuntahkan makanan yang sudah dimakan karena obsesi ini memaksa penderitanya tidak mengkonsumsi makanan secara berlebih.

Obsesi kurus para penderita anoreksia seringkali juga diikuti kebiasaan yang berbahaya lainnya, seperti membatasi porsi makan seminimal mungkin, menggunakan obat-obatan (biasanya obat-obatan pencahar dan penekan nafsu makan) dan olahraga secara berlebihan. Hal ini mampu membahayakan tubuh terutama penggunaan obat yang melebihi dosis dan tanpa pengawasan dari dokter.

Masalah anoreksia ini tidak bisa dianggap sederhana karena membawa banyak masalah kesehatan bagi penderitanya. Kelelahan, dehidrasi, tekanan darah rendah, pusing, rambut rontok dan kulit kering merupakan efek jangka panjang anoreksia, yang paling parah adalah anoreksia mampu meyebabkan kematian.

Mengapa anoreksia dapat menyebabkan kematian ?


Anoreksia membuat penderitanya sakit dan tersiksa secara psikologis yang menyebabkan depresi, merasa rendah diri, kecemasan, penyalahgunaan alkohol dan kecenderungan melukai diri sendiri.
Dengan kondisi jiwa yang tertekan, para penderita anoreksia harus segera mendapatkan pertolongan melalui bimbingan konseling dan perhatian dari orang-orang sekitarnya sebelum semuanya terlambat. Dan yang terpenting ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk mereka.

foto : wikihow.com

referensi :

"Pengertian Anoreksia Nervosa."alodokter.6 Maret 2017.<http://www.alodokter.com/anoreksia-nervosa

Harjana, Dadan."Gejala Penyakit Anoreksia Nervosa, Penyebab dan Pencegahan."gejalapenyakitmu.blogspot.com. 2014. 6 Maret 2017. <http://gejalapenyakitmu.blogspot.com/2014/01/gejala-penyakit-anoreksia-nervosa.html

"Apa itu Anoreksia ? Fakta & Informasi Tentang Anoreksia."amazine,online popular knowledge. 6 Maret 2017.<https://www.amazine.co/11783/apa-itu-anoreksia-fakta-informasi-tentang-anoreksia/

Komentar

Populer