Cara Paling Ampuh Dan Mudah Untuk Menghindari Kanker Serviks

Setelah 2 tahun lebih berjuang melawan kanker serviks atau kanker mulut rahim yang menyerangnya, Yulia Rahmawati atau yang akrab disapa dengan Jupe akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 10 bulan Juni 2017. Artis yang mengawali karirinya di dunia entertainment sebagai model ini menyatakan dirinya mengidap kanker serviks stadium 2A pada bulan September 2014 dan menjalani perawatan intensif di Singapura semenjak itu. 

Tahun 2015 Jupe menyatakan telah sembuh total dari kanker serviks dan tampil dengan berkepala plontos sebagai bentuk solidaritas terhadap penderita kanker. Akhir tahun 2016 kondisi Jupe kembali drop karena kembali didiagnosis kanker serviks stadium 4 dan harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 10 Juni 2017.

Kanker serviks di Indonesia



Di tahun 2012 melalui data yang dikumpulkan oleh Globocan tercatat 26 wanita Indonesia meninggal setiap harinya akibat kanker serviks. Data yang lain juga menyebutkan dari semua penderita kanker di Indonesia, sepertiganya merupakan penderita kanker serviks. Kanker serviks menjadi penyakit yang menduduki peringkat pertama penyebab kematian wanita di dunia. Sedangkan di Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara yang menduduki peringkat pertama untuk kasus kematian wanita akibat kanker serviks. Bahkan menurut Aru Wicaksono selaku ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), WHO baru-baru ini menetapkan Indonesia berada di peringkat pertama dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia. Tingginya angka kematian wanita akibat kanker serviks salah satunya dikarenakan mudahnya wanita terinfeksi Virus Human Papilloma (HPV). Virus ini menginfeksi melalui cairan dan sentuhan kulit.




Penularan Virus Human Papilloma (HPV)

Kanker serviks disebabkan oleh virus Human Papilloma (HPV) yang menyerang mulut rahim karena penularannya dari organ intim wanita. Penularan virus Human Papilloma (HPV) terbilang sangat mudah karena penularan virus ini melalui cairan dan sentuhan kulit. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang terjangkit virus Human Papilloma, antara lain :

  • menggunakan toilet duduk yang kotor atau belum dibersihkan 
  • virus ini juga dengan mudah menular melalui hubungan intim tanpa pengaman. 
  • pola hidup yang tidak sehat
  • merokok
  • kurangnya asupan vitamin C dan E serta asam folat
  • sering bergonta ganti pasangan dalam berhubungan intim
  • berhubungan intim dibawah umur
  • keturunan dari penderita kanker
  • penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang lama 
  • terlalu sering melahirkan

Gejala kanker serviks

Faktanya, virus kanker serviks atau Human Papilloma Virus (HPV) membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 20 tahun dari pertama kali terinfeksi hingga menjadi sel kanker. Jadi membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyerang. Jika penderita sudah terinfeksi virus kanker serviks akan menunjukan gejala-gejala seperti dibawah ini :
  • saat berhubungan intim selalu terasa sakit dan mengeluarkan darah
  • keputihan yang tidak normal dan berlebih serta disertai darah
  • sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  • sering mengalami sakit pada saat buang aur kecil
  • pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah yang banyak
  • pada kondisi pasien stadium lanjut terdapat pembengkakan di paha atau daerah paha, nafsu makan berkurang drastis, berat badan menjadi tidak stabil, susah buang air kecil, mengalami pendarahan yang tiba-tiba atau spontan.
Pencegahan kanker serviks

Meski kanker serviks sangat berbahaya, penyakit ini masih dapat dihindari dengan dilakukan tindakan pencegahan seperti,

  • mengatur asupan yang masuk ke dalam tubuh yang memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang pas
  • memperhatikan kondisi kesehatan tubuh serta kebersihan lingkungan terutama sanitasi
  • waspada dengan kondisi air yang digunakan untuk membersihkan organ genital
  • segera berhenti merokok
  • hindari seks bebas dan seks dibawah umur
  • tidak bergonta ganti pasangan dan setia pada satu pasangan
  • lakukan pap smear 2-3 tahun sekali setelah pertama kali berhubungan intim
  • lakukan vaksinasi HPV jika belum pernah berhubungan intim
  • makan makanan yang mengandung betakarotene, vitamin C, vitamin E dan asam folat seperti ubi jalar, wortel, bayam, labu botol, labu kuning, buah pepaya dan mangga.

Kanker serviks atau kanker mulut rahim sangat mematikan jadi alangkah baiknya dilakukan pencegahan terutama oleh para wanita karena lebih baik mencegah daripada mengobati sebelum nyawa menjadi taruhannya.

semoga bermanfaat

terima kasih.

referensi :
bidanku.com
lifestyle.kompas.com
alodokter.com
kumparan.com

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Paling Ampuh Dan Mudah Untuk Menghindari Kanker Serviks"

Posting Komentar