Cara Alami Menghindari Peradangan Pada Perut Dengan Meninggalkan 5 Jenis Makanan Ini

Seperti halnya minuman, dalam urusan makanan kita juga harus selektif. Makanan yang sehat jelas sangat baik untuk tubuh, namun perlu diperhatikan jumlah atau batas yang aman untuk dikonsumsi. Karena jika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan gangguan dalam pencernaan. 

Apalagi jika yang dikonsumsi adalah makanan yang tidak sehat, jelas lebih berbahaya dan memiliki efek yang lebih buruk dibandingkan makanan sehat yang dikonsumsi dalam jumlah banyak.



Efek buruk yang paling sering terjadi dari mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dalam jumlah banyak dan sering adalah terjadinya gangguan pencernaan. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus akan mengakibatkan kerusakan permanen pada pencernaan dan memudahkan penimbunan lemak di perut. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah penderita obesitas.

Berikut ini adalah 5 contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan peradangan dan gangguan pencernaan serta memicu obesitas jika dikonsumsi secara berlebihan atau diluar batas normal :

Makanan Yang Mengandung Lemak Tidak Sehat

Lemak tidak sehat didalam tubuh tidak memberikan manfaat kesehatan apapun didalam tubuh malahan meningkatkan jumlah kolesterol jahat (LDL) didalam tubuh. Ada tiga jenis lemak tidak sehat yang terdapat pada makanan yang perlu kita waspadai karena efek buruk yang akan timbul jika terlalu sering mengkonsumsinya.
  • Lemak trans dihasilkan dari minyak sayur yang mengalami proses hidrogenasi parsial yang terjadi pada proses penggorengan makanan. Jumlah paling besar lemak trans dihasilkan dari proses ini dan beresiko meningkatkan kolesterol jahat dalam darah serta meningkatkan resiko penyakit jantung. Hindari mengolah makanan dengan cara digoreng dan kurangi mengkonsumsi makanan dalam kemasan.
  • Lemak jenuh adalah jenis lemak yang dihasilkan dari makanan yang berbahan dasar hewani. Lemak jenis ini merupakan lemak jahat karena keberadaannya didalam tubuh yang terus menerus ditumpuk akan mengganggu jalannya proses metabolisme. Efek buruk yang ditimbulkan sama dengan lemak trans yaitu meningkatnya resiko kolesterol jahat dalam tubuh dan resiko terkena penyakit jantung serta resiko menderita diabetes melitus type 2. Contoh makanan yang banyak mengandung lemak jenuh antara lain : daging merah, daging ayam, produk olahan susu (keju, es krim), mentega, margarin dan lain-lain.
  • Lemak omega-6 memiliki tekstur yang lebih tebal dibandingkan lemak lainnya sehingga jika dikonsumsi terus menerus dan terjadi penimbunan akan menyebabkan gangguan pecernaan yang membuat usus dan perut terasa sakit. Sebenarnya lemak omega-6 baik untuk tubuh hanya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Contoh makanan yang mengandung lemak omega-6 antara lain : minyak jagung, minyak bunga matahari, telur ayam, kacang kenari, ikan salmon dan tuna, biji rami, minyak ikan dan lain-lain.

Makanan Dengan Bahan Dasar Daging olahan

Daging olahan merupakan bahan makanan yang berbahan dasar daging dan biasanya menjadi pelengkap masakan seperti sosis, nugget, bakso dan lain-lain. Makanan daging olahan merupakan jenis makanan yang mengandung kalori dan lemak jenuh yang tinggi serta tidak mengandung serat. 

Sehingga makanan jenis ini tidak mudah dicerna dan akan bertahan lama diusus mengendap dan berubah menjadi lemak. Makanan daging olahan meningkatkan resiko stroke dan penyakit jantung.

Gorengan

Sudah menjadi rahasia umum bahwa gorengan merupakan kelompok makanan yang tidak sehat karena mengalami proses penggorengan dengan menggunakan minyak yang digunakan berkali-kali. 

Gorengan menjadi tidak sehat karena mampu mengakibatkan asam lambung (acid reflux) dan mulas. Karena kandungan lemak yang tinggi, gorengan susah sekali dicerna didalam perut dan dapat menyebabkan penumpukan lemak didalam perut. Karena hal itulah gorengan dipercaya menjadi salah satu penyebab melebarnya lingkar pinggang kita.

Makanan Dengan Pemanis buatan

Makanan jenis ini tidak hanya membuat pencernaan terganggudan membuat perut kembung juga memicu serangkaian penyakit lainnya seperti diabetes dan obesitas serta meningkatkan resiko penyakit jantung. Beberapa contoh makanan yang mengandung pemanis buatan antara lain :
  • Roti gandum meski banyak orang menganggapnya sebagai makanan sehat namun ternyata terbuat dari pemanis buatan atau sukrosa buatan. Teliti lagi komposisinya sebelum membeli roti gandum karena ada beberapa yang tidak menggunakan pemanis buatan.
  • Permen karet bebas gula yang dijual bebas dipasaran mengandung xylitol atau istilah lainnya alkohol gula yang bereaksi didalam perut dan menghasilkan gas. Hal ini yang menyebabkan perut terasa kembung.
  • Saus salad rendah lemak sama seperti permen karet bebas gula yang mengandung pemanis buatan seperti xylitol, aspartame, sukralose dan sorbitol. Bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan. Jika dikonsumsi terus menerus dalam jangka lama akan berbahaya bagi pencernaan dan tubuh.
  • Kecap sebenarnya merupakan tambahan perasa pada makanan yang tujuannya menambahkan cita rasa tersendiri karena rasanya yang unik. Namun perlu diperhatikan kandungannya karena kecap kebanyakan menggunakan pemanis buatan seperti sirup jagung dengan fruktosa yang tinggi. Selain menggunakan fruktosa, pembuatan kecap juga terkadang menggunakan sukralose.

Makanan Bebas Lemak

Bagi para pelaku diet biasanya menghindari makanan yang mengandung lemak dan mencari makanan sehat yang bebas lemak. Namun sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi makanan bebas lemak, sebaiknya perlu memperhatikan komposisi makanan tersebut. 

Karena beberapa makanan bebas lemak yang berada dalam kemasan biasanya mengandung bahan pengawet dan pemanis buatan.

Makanan yang mengandung bahan pengawet memberikan efek buruk terhadap tubuh karena tubuh tidak di desain untuk mencerna bahan-bahan tersebut. Penumpukan bahan-bahan pengawet dan pemanis buatan akan menyebabkan perut kembung serta kelelahan pada tubuh karena butuh usaha ekstra untuk memproses bahan-bahan tersebut dalam tubuh.

Jika ingin tetap mengkonsumsi makanan bebas lemak, ada baiknya kita menyiapkan sendiri dirumah. Dengan memasak dan mengolah sendiri bahan makanan, kesehatan dan kebersihan makanan lebih terjamin.

Jenis-jenis makanan yang sudah disebutkan diatas memang memberikan efek buruk terhadap tubuh khususnya pencernaan namun bukan berarti tidak boleh dikonsumsi sama sekali. Makanan-makanan tersebut masih boleh dikonsumsi hanya dibatasi jumlahnya dan tidak terlalu sering.


Semoga bermanfaat.

referensi:
jpnn.com
hellosehat.com
indozonehealth


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Alami Menghindari Peradangan Pada Perut Dengan Meninggalkan 5 Jenis Makanan Ini"

Posting Komentar