Cara Mudah Mengetahui Tubuh Terlalu Banyak Mengkonsumsi Garam


"Dalam ilmu kimia, garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif dan ion negatif, sehingga membentuk senyawa netral."
Wikipedia

Garam merupakan bumbu dapur yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Hampir semua masakan atau makanan yang dikonsumsi oleh manusia mengandung garam didalamnya. Hambar rasanya jika suatu masakan atau makanan tidak menggunakan garam. 

Meskipun menempati posisi penting dalam komposisi suatu masakan atau makanan, penggunaan garam harus sesuai aturan. Tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih. Jika kurang konsumsi garam, tubuh akan mengalami hiponatremia dan jika berlebihan tubuh akan mengalami edema sebagai salah satu gejalanya. 

Beberapa fakta seputar garam

Ada beberapa fakta menarik seputar garam yang jarang sekali orang-orang ketahui, antara lain : 

  • Dari semua garam yang diproduksi di dunia, hanya sekitar 6% dari total keseluruhan yang digunakan untuk memasak. Sisanya digunakan untuk keperluan industri. 
  • Di Ethiopia, garam digunakan sebagai alat pembayaran atau mata uang hingga menjelang abad 20.
  • Pada jaman dahulu, sekitar abad pertengahan, harga garam sangat tinggi bahkan lebih mahal 4 kali lipat harga daging sapi hingga disebut sebagai 'emas putih'
  • Garam bersifat adiktif atau membuat kecanduan karena sodium pada garam membuat respon pada otak serupa dengan zat seperti nikotin.
  • Maksimal asupan garam per hari adalah 5 gram atau 1 sendok teh.

Manfaat mengkonsumsi garam bagi tubuh

Setelah mengetahui beberapa fakta menarik tentang garam, ada baiknya kita juga mengenal manfaat garam untuk tubuh jika dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh.

Menghindari terjadinya gangguan pada janin

Bagi ibu hamil, mengkonsumsi garam sangat dianjurkan karena mampu menjaga janin terhindar dari gangguan perkembangan selama berada di dalam kandungan. Jika yodium pada garam yang dikonsumsi oleh ibu hamil sangat sedikit, janin akan mengalami gangguan perkembangan otak serta gangguan mental dan fisik.

Menjaga kadar air di dalam tubuh tetap seimbang

Tubuh kita membutuhkan air untuk menjalankan proses metabolisme yang menghasilkan tenaga untuk beraktifitas. Garam memiliki peran didalamnya karena garam membuat tubuh mampu mengeluarkan keringat sehingga suhu tubuh tetap pada posisi normal dan tidak mengalami dehidrasi.

Menjaga organ tubuh bekerja sesuai fungsinya

Garam memiliki kandungan natrium didalamnya. Natrium dalam garam sangat dibutuhkan oleh tubuh kita karena mineral yang satu ini membantu pengiriman isyarat atau impuls pada syaraf ke seluruh dan koordinasi jaringan otot.

Ketika kebutuhan garam terpenuhi sesuai aturan, yaitu tidak lebih dan tidak kurang, semua fungsi organ didalam tubuh kita akan berjalan secara optimal.

Menghindari IQ rendah pada anak-anak

Dalam perkembangan anak-anak, khususnya di tahun-tahun pertama sekitar umur 3-5 tahun, sangat membutuhkan yodium dalam garam. Jika terjadi kekurangan yodium pada tahun-tahun pertama perkembangan anak-anak akibatnya mereka akan memiliki IQ (Intelligence Quotient) yang rendah.

baca juga : cara mudah mencegah kekurangan kalsium pada anak

Efek buruk akibat mengkonsumsi garam berlebihan

Garam memang penting dan dibutuhkan bagi tubuh, namun jika jumlah yang dikonsumsi terlalu banyak, tentu tidak baik untuk kesehatan jangka panjang.

Berikut beberapa efek buruk yang ditimbulkan jika tubuh terlalu banyak mengkonsumsi garam :

Menurunkan fungsi otak

Bagi orang dewasa, mengkonsumsi garam sudah menjadi kebiasaan sehari-hari karena semua makanan yang dikonsumsi pasti mengandung garam. Namun jika garam yang dikonsumsi terlalu banyak dan tidak dibarengi dengan olahraga, maka kita beresiko besar mengalami penurunan fungsi otak.

baca juga : makan berlebihan juga merusak otak

Terganggunya fungsi ginjal

Garam yang dikonsumsi oleh tubuh mempunyai peran dalam menyeimbangkan cairan di dalam tubuh dengan cara memberikan isyarat kepada ginjal kapan harus menahan air dan kapan harus membuang air.

Isyarat yang ditujukan kepada ginjal akan terganggu jika garam yang berada di dalam tubuh jumlahnya berlebih. Jika hal ini terjadi, menimbulkan masalah lain yaitu munculnya edema atau pembengkakan pada kaki, tangan, pergelangan kaki dan lengan karena retensi cairan.

baca juga : cara mudah hindari batu ginjal dengan lakukan ini

Tekanan darah menjadi naik

Garam mengandung mineral yang disebut dengan natrium. Efek natrium pada tubuh adalah meningkatkan volume darah. Jadi semakin tinggi natrium yang dikonsumsi tubuh, semakin tinggi pula volume darah kita.

Volume darah yang meningkat memicu peningkatan tekanan darah. Jika kondisi ini berlangsung terlalu lama, akan terjadi kerusakan dinding pembuluh darah yang menjadi penyebab munculnya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

"Tekanan darah tinggi adalah kekuatan darah yang mendorong dinding arteri saat jantung memompa darah yang dapat menyebabkan banyak kondisi serius seperti stroke dan gagal jantung."

Terkena stroke dan demensia vaskular

Efek terkena stroke merupakan kemungkinan yang paling mungkin terjadi sebagai efek dari hipertensi atau tekanan darah tinggi seperti yang sudah dibahas di atas.

Sedangkan untuk demensia vaskular disebabkan oleh pembuluh darah yang tersumbat di otak. Sekitar 1 dari 3 orang yang menderita stroke mengalami demensia vaskular dan kerusakan otak.

Demensia adalah kondisi dimana otak kehilangan fungsinya yang mempengaruhi ingatan, pemikiran, bahasa, penilaian dan perilaku.

Pengikisan tulang

Garam yang berlebih mengganggu penyerapan kalsium pada tulang yang membuat tulang menjadi lemah dan jika terjadi dalam jangka panjang mampu mengakibatkan osteoporosis pada wanita khususnya setelah masa menopause.

baca juga : Rokok bikin tulang menjadi keropos

Kanker perut

"Kematian akibat kanker perut pada pria dan wanita berkaitan erat dengan konsumsi garam berlebih." International Journal of Epidemiology, 1996.

Tidak hanya pada tulang, garam juga memiliki efek buruk pada lapisan mukosa lambung. Efek yang ditimbulkan adalah jaringan lambung menjadi tidak normal dan tidak sehat. Salah satu gejala yang ditimbulkan adalah sakit maag.

Gejala pada tubuh akibat mengkonsumsi garam berlebih

Dari penjelasan diatas, garam bagaikan pisau bermata dua. Sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, namun ketika berlebihan justru merusak tubuh kita. Adakalanya kita tidak sadar jika kita sudah terlalu banyak mengkonsumsi garam. Akan tetapi, tubuh biasanya sudah memberikan sinyal atau tanda-tanda jika tubuh sudah terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi garam, seperti :

Makanan terasa hambar

Efek ini erat kaitannya dengan kebiasaan kita yang sering mengkonsumsi makanan dengan kadar garam terlalu tinggi atau makanan yang rasanya terlalu asin. Karena lidah atau indera perasa kita sudah terbiasa dengan makanan-makanan tersebut, ketika makan makanan dengan kandungan garam yang biasa atau lebih rendah dari biasanya, rasanya akan terasa hambar.

Terasa kembung

Garam memiliki sifat mengikat air layaknya magnet menarik besi. Tingginya kadar garam dalam tubuh menyebabkan retensi cairan yang menimbulkan rasa kembung. Selain kembung, mata dan jari tangan atau kaki terlihat membengkak karena tubuh menyimpan air lebih banyak dari yang dibutuhkan dan tidak dapat dikeluarkan karena ada gangguan pada ginjal.

Sakit Kepala

Natrium pada garam mampu meningkatkan volume darah dalam tubuh sehingga tekanan pada pada pembuluh darah juga meningkat. Hal yang sama juga terjadi pada pembuluh darah pada kepala yang mengembang sehingga memberikan rasa yang menyakitkan di daerah kepala.



baca juga : cara mudah hilangkan sakit kepala dengan segelas kopi 

Sering buang air kecil

Menurut Dr. Matsuo Tomohiro dari Universitas Nagasaki di Jepang pada tahun 2017, tingginya kadar garam di dalam tubuh akan menyebabkan buang air yang berlebihan. Beliau juga berpendapat, diet dengan membatasi konsumsi garam merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan menjadi lebih baik.

baca juga : pola hidup sehat jasmani dan rohani untuk kebahagiaan hidup

Dari uraian segala hal tentang garam diatas, bisa kita simpulkan bahwa garam merupakan musuh dalam selimut. Garam mampu menyempurnakan rasa sebuah masakan, namun harus sesuai dengan batasan atau kadar yang diperbolehkan, khususnya untuk orang dewasa dan manula. Karena tingginya kadar garam didalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam penyakit dalam. 

Jika kita terbiasa dengan makanan bergaram tinggi atau makanan asin, sebaiknya mulai sekarang mengurangi jumlah kandungan garamnya. Biasakan agar lidah mengkonsumsi makanan-makanan rendah garam untuk mencegah kebiasaan buruk mengkonsumsi banyak garam.

Semoga bermanfaat.

photo by : tribunbatam




Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Mudah Mengetahui Tubuh Terlalu Banyak Mengkonsumsi Garam"

Post a Comment