Jangan Pernah Merasa Kesepian Jika Tidak Ingin Terkena 4 Penyakit Berbahaya Ini




"Sometimes I wish someone out there will find me. Till then I walk alone."
Green Day

"Didalam keramaian aku masih merasa sepi. Sendiri memikirkan kamu." Sepenggal lirik dari lagu yang dibawakan grup band Dewa mewakili jiwa-jiwa kesepian diluar sana yang ditinggalkan kekasih hatinya. Jiwa yang kosong dan hanya kesepian yang melanda.

Kesepian merupakan kondisi dimana seseorang merasa sepi dan sendiri meskipun ditempat yang benar-benar ramai. Kesepian berkaitan dengan kondisi dan suasana hati. Orang yang bahagia tidak akan pernah merasa kesepian meski hidup seorang diri. Meski demikian, kesepian dapat menyerang siapa saja dan kapan saja.

Seseorang yang mengalami kesepian sejatinya mengalami masalah kejiwaan yang disebabkan oleh faktor internal maupun eskternal. Meskipun kesepian bukan kondisi yang berbahaya, namun jika tidak segera diatasi akan menimbulkan masalah yang lebih serius.

Penyebab kesepian

Kesepian tidak terjadi dengan sendirinya dan secara garis besar ada 4 penyebab seseorang merasa kesepian, yaitu

Mengalami Fase Transisi Kehidupan

Setiap manusia pasti mengalami transisi kehidupan seperti dari muda menjadi tua, berganti pekerjaan atau berhenti dari pekerjaan (pensiun) dan dari yang sehat menjadi sakit keras. Semua fase transisi tersebut mampu menjadikan seseorang mengalami kesepian. 

Mengapa demikian ?

Banyak faktor yang mempengaruhi kondisi ketika seseorang mengalami kesepian pada fase transisi kehidupannya. Contohnya ketika seseorang yang sudah menjadi tua dan renta malah hidup sendiri dan ditinggal oleh anak-anaknya. Kondisi ini dapat menyebabkan orang tua tersebut mengalami kesepian. Malahan banyak sekali di Indonesia orang tua yang terlantar karena ditinggal anaknya yang tidak tahu dimana rimbanya.

Contoh kasus lain adalah ketika seseorang berhenti dari pekerjaannya atau harus pensiun karena sudah memasuki usia pensiun. Banyak yang berpikiran bahwa orang yang sudah pensiun hidupnya enak karena sudah tidak harus bekerja dan tinggal menikmati masa tua bersama cucu. Mungkin benar begitu untuk beberapa orang, namun ada juga yang mengalami rasa kesepian karena tiba-tiba kehilangan momen-momen bersama rekan kerjanya.

Contoh yang lebih miris adalah orang yang dalam kondisi sakit keras. Orang dalam kondisi ini sebetulnya butuh support moral untuk melawannya penyakitnya. Namun, yang terjadi di lapangan justru sebaliknya, mereka dikucilkan dan dijauhi. Situasi ini akan membuat si pasien merasa kesepian dan sulit untuk berjuang melawan penyakitnya.

Mengalami Kondisi Terpisah


Terpisah yang dimaksud adalah terpisah jarak dan waktu dengan orang-orang terdekat kita. Misalnya mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan diluar negeri, prajurit yang sedang melaksanakan wajib militer atau seseorang yang bertugas jauh dari rumah dan sulit untuk berkomunikasi. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang merasa kesepian atau biasanya dikenal dengan homesick.

Kondisi ini biasanya bersifat sementara dan banyak orang yang mampu melewatinya. Meskipun banyak juga yang menyerah dan memilih meninggalkan tanggung jawabnya. Berhasil atau tidaknya seseorang melawan kesepian ini tergantung dari niat dan tujuan awal melakukannya.

Mengalami Bullying


Kasus bullying sempat gempar serta menjadi pemberitaan di berbagai media dan hampir terjadi dimana-mana. Bullying sering terjadi di sekolah dan yang menjadi korbannya adalah pribadi yang dinggap tidak sama seperti kebanyakan orang seperti anak yang berkebutuhan khusus, anak-anak dibawah garis kemiskinan atau anak-anak yang tidak dapat bersosialisasi dengan baik.

Bullying atau penindasan adalah kegiatan yang menggunakan kekerasan untuk memaksa, mengancam dan mengintimidasi seseorang. Kasus penindasan yang terjadi di sekolah tidak jarang yang berujung pada kematian. Hal ini disebabkan karena si korban merasa dimusuhi dan diserang dan tidak mendapat pembelaan. 

Korban bullying akan semakin merasa tersingkir dan membatasi diri dari pergaulan dimana justru kondisi ini akan mengganggu kesehatan psikisnya. Just stop bullying.


Mengalami Penolakan

Efek penolakan terhadap eksistensi seseorang dapat menyebabkan munculnya rasa kesepian yang diakibatkan oleh perasaan tidak dihargai, tidak dicintai dan tidak diinginkan. Kasus paling sederhana yaitu ketika seseorang mengalami patah hati atau seorang anak yang merasa tidak dicintai karena orang tuanya tidak lagi memberikan perhatian.

Mungkin terlihat sepele namun efek penolakan memiliki resiko paling besar karena penderitanya akan mulai berpikir bahwa dirinya tidak pantas mendapatkan kasih sayang atau perhatian dari orang lain. Dengan kata lain, mendiskriminasikan atau merendahkan dirinya sendiri. Jika pikiran seseorang sudah memasuki fase ini, akan sangat sulit untuk dibebaskan dan disembuhkan dari kondisi tersebut.

baca juga :  


Efek Buruk Kesepian

Melihat begitu berbahayanya rasa kesepian yang dialami seseorang, sudah barang tentu kesepian tidak dapat dianggap sebagai hal yang sepele lagi. Kesepian yang dibiarkan berlarut-larut akan memicu munculnya 4 kondisi yang berbahaya, yaitu

Meningkatnya resiko kematian

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Brigham Young University di Utah, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa jika seseorang mengalami kesepian, akan meningkatkan resiko kematiannya hingga 30%. Resiko kematian memang membayangi seseorang yang mengalami kesepian karena jika penderitanya tidak memiliki jiwa yang kuat, akan mudah terseret ke dalam kondisi yang lebih parah dan biasanya memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Sebaliknya, jika seseorang berhasil menghindarkan diri dari kesepian dengan memiliki kehidupan sosial yang baik akan meningkatkan harapan hidupnya hingga 50%.

Meningkatnya resiko seseorang  mengalami depresi

Tidak semua kesepian menyebabkan depresi namun jika kesepian terjadi dalam waktu yang lama dan tidak disembuhkan akan meningkatkan resiko seseorang terkena depresi. Beberapa gejala kesepian yang dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi antara lain :
  • Rasa gelisah yang berlebihan
  • Krisis kepercayaan diri
  • Putus asa
  • Susah untuk berkonsentrasi dan tidak bergairah
  • Mengalami gangguan tidur

Meningkatkan resiko terkena penyakit jantung

Kesepian yang dialami seseorang dapat menimbulkan stress. Ketika seseorang mengalami kondisi stres, tubuh akan merespon dengan memproduksi hormon kortisol atau hormon stres. Jika stres berlangsung terus menerus akan menyebabkan produksi hormon kortisol meningkat. Hormon kortisol yang diproduksi terlalu banyak akan mengganggu kinerja jantung dan meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit jantung.

Gangguan makan


Gangguan makan atau yang biasa dikenal dengan istilah anoreksia merupakan penyakit kejiwaan yang dapat berujung pada kematian. 

Mengapa demikian ?

Karena makan merupakan hal yang penting bagi manusia. Dengan makan manusia dapat hidup dan tumbuh serta berkembang. Melalui makan tubuh manusia menerima nutrisi dari makanan dan minuman dikonsumsi. Sedangkan, gangguan makan merupakan musuh alaminya. Gangguan makan mencegah seseorang menerima makanan yang seharusnya dikonsumsi oleh tubuh karena alasan yang terkadang tidak masuk akal seperti tidak ingin gemuk atau ingin selalu terlihat kurus.

Faktanya, orang yang mengalami gangguan makan memiliki tubuh yang sangat kurus dan tidak sehat. Namun, pikiran mereka terganggu dan selalu melihat tubuhnya masih terlalu gemuk atau kurang kurus. Jika kondisi ini terjadi dalam waktu lama, resiko kematian semakin meningkat.

Gangguan makan dapat dipicu oleh berbagai macam hal seperti bullying, penolakan dan pemahaman yang salah terhadap diet.


Cara menghindari kesepian

Sebenarnya kesepian merupakan kondisi yang normal dan dapat dialami oleh setiap orang pada waktu tertentu. Jadi, kesepian sebenarnya dapat dihindari karena semua tergantung dari hati dan pikiran kita. Usahakan untuk selalu berpikiran positif dan selalu menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.

Selain itu, selektif dalam memilih teman. Pilihlah teman yang memberikan efek positif dalam kehidupan kita. Tinggalkan teman-teman yang merugikan dan membawa kita dalam kehancuran. 

Yang terakhir dan yang paling utama adalah selalu tanamkan rasa syukur yang dalam kepada Tuhan Yang Maha Esa. Syukuri apa yang sudah menjadi milik kita dan jangan memikirkan yang bukan milik kita. 

Semoga bermanfaat.

sumber :
sidomi.com
kompasiana.com
halodoc.com
wikipedia


Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Jangan Pernah Merasa Kesepian Jika Tidak Ingin Terkena 4 Penyakit Berbahaya Ini"

Post a Comment