Kadar Kolesterol Tinggi Mengiring Kita Pada Kematian, Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

ilustrasi (Serangan Jantung/Hello Sehat)

Infokesehatanku.comHiperkolesterolemia, atau kolesterol tinggi, merupakan faktor risiko utama pemicu penyakit jantung dan stroke. Pengertian kolesterol adalah zat lemak yang dikenal sebagai lemak dan sangat penting untuk fungsi normal tubuh. Akan tetapi, kadar yang terlalu tinggi mampu menciptakan masalah terhadap kesehatan, mulai dari munculnya penyakit jantung hingga berakhir pada kematian.

baca juga : Minum air dingin setelah makan picu serangan jantung

Pada dasarnya, tubuh kita tetap membutuhkan kolesterol, tetapi tidak dalam jumlah yang berlebih. Jika jumlah kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein cholesterol) di dalam tubuh terlalu tinggi akan membahayakan kesehatan jantung karena kolesterol dapat mengganggu peredaran darah.

Kadar kolesterol pada jumlah yang tinggi dapat menyebabkan pemusatan plak pada pembuluh arteri, sehingga menghalangi aliran darah untuk menuju jantung. Penyumbatan ini yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada area dada, atau dikenal juga dengan nama angina. Jika suplai darah ke jantung kita benar-benar terhambat, serangan jantung tidak dapat dihindari.

Pemeriksaan kadar kolesterol harus dilakukan sekurang-kurangnya sekali setiap lima tahun untuk orang yang berusia di atas 20 tahun atau yang termasuk kategori orang dewasa. Beberapa ahli sangat menyarankan pengukuran kadar kolesterol secara rutin pada pria usia 35 tahun atau lebih tua dan wanita usia 45 atau lebih tua.

Apa saja yang menjadi gejala kolesterol tinggi?

Secara garis besar, penderita kolesterol tidak memunculkan gejala apapun. Namun, kesepakatan yang tidak tertulis yang ada di masyarakat gejala kolesterol biasanya dapat dirasakan di daerah tengkuk yang terasa berat atau pegal, terkadang juga terasa linu. Agar lebih yakin sebaiknya dilakukan tes darah untuk mengetahui level kolesterol di dalam tubuh kita.

Penyebab kolesterol meningkat

Banyak sekali unsur yang berperan aktif dalam meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan salah satu yang utama adalah pola hidup tidak sehat. Berikut adalah beberapa pola hidup tidak sehat yang mampu menaikkan risiko kolesterol darah tinggi, antara lain

Diet yang tidak sesuai aturan 

Diet yang tidak sehat atau yang tidak sesuai aturan, selain membahayakan kesehatan, juga dapat meningkatkan resiko kolesterol menjadi naik.

Kurang olahraga atau aktivitas fisik

Kurang berolahraga dan aktivitas fisik berkaitan erat dengan penumpukan lemak di dalam tubuh. Lemak-lemak yang mengendap tersebut akan berubah menjadi kolesterol jahat.

Berat badan berlebih

Memiliki berat badan yang berlebih, memungkinkan kita memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida (lemak dalam darah) yang lebih tinggi.

Alkohol 

Alkohol sebenarnya diciptakan sebagai obat luar dan tidak untuk dikonsumsi. Namun, seiring perjalanan waktu, alkohol mulai banyak dikonsumsi. Padahal, jumlah alkohol yang terlalu banyak didalam tubuh akan meningkatkan kolesterol dan trigliserida.

Menghisap tembakau (merokok)

Merokok merupakan kegiatan yang tidak sehat dan tidak berfaedah sama sekali. Di dalam rokok terdapat kandungan acrolein yang menyebabkan berkurangnya kadar kolesterol baik di dalam tubuh. Acrolein juga berperan membawa timbunan lemak menuju hati yang dapat menyebabkan penyempitan arteri atau aterosklerosis.

Selain faktor eksternal yang sudah disebutkan diatas, ada juga faktor internal yang menyebabkan kadar kolesterol dalam tubuh menjadi meningkat yaitu kondisi kesehatan khusus seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

baca juga : Brokoli ampuh turunkan kolesterol dan menguatkan tulang

Semoga bermanfaat.

tirto.id
liputan6.com

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kadar Kolesterol Tinggi Mengiring Kita Pada Kematian, Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat"

Post a Comment